Ingin Bikin Batik Shibori Ciprat? Berikut Proses Pembuatannya

Wonogiri–Tim Pengabdian Masyarakat (Abdimas) STAIMAS Wonogiri yang mendapatkan Bantuan Pengabdian kepada Masyarakat pada Satker Diktis Tahun Anggaran 2023, menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Batik Shibori Ciprat bagi Kaum Difabel di Kecamatan Wonogiri, Sabtu-Minggu (16-17/12/2023).
Tim Abdimas itu terdiri atas Nadhiroh, S.Sos.I, M.I.Kom, Atik Nurfatmawati, S.E., M.I.Kom, dan Sugiyanto, S.E, M.Si.
Nadhiroh, Atik dan Sugi merupakan satu tim dalam penerima bantuan Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Komunitas. Judul proposal mereka adalah Pemberdayaan Kaum Difabel di Kecamatan Wonogiri dalam Pembuatan Batik Shibori Ciprat untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial.
Pada pelatihan itu hadir sebagai mentor yaitu Farida Eryani, S.Fil.I.,S.Pd.I. Farida menyampaikan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan batik shibori ciprat dan peralatannya.
Berikut ini bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan

Bahan-bahan
– Kain katun putih primissima
– Malam/lilin
– Soda ash
– Waterglass
– Pewarna batik
– Air secukupnya

Peralatan:
– Kuas/lidi
– Tali/karet
– Kelereng/manik-manik
– Kompor
– Panci
– Ember
– Pangaduk Kayu
– Sarung tangan
– Gas
– Timbangan
– Sarung tangan
– Nampan

Sahabat Difabel sedang membuat batik shibori ciprat, Sabtu (16/12/2023), di aula STAIMAS Wonogiri

Cara membuat batik shibori ciprat
– Siapkan kain
– Pilih bentuk yang Anda inginkan bisa kotak, segitiga dan bentuk lainnya.
– Anda bisa menggunakan kelereng/manik-manik yang ditali rafia atau karet.
– Anda juga bisa hanya menggunakan tali yang dililitkan pada kain dengan bentuk memanjang ke atas seperti lidi.
– Siapkan waterglass di wadah (bisa nampan/ember).
– Celupkan kain yang sudah dibentuk shibori itu ke dalam waterglass.
– Jemur sebentar
– Siapkan malam yang telah dicairkan secukupnya sesuai kebutuhan
– Cipratkan malam cair menggunakan kuas besar/kecil/lidi sesuai bentuk yang diinginkan. Selain dicipratkan bisa juga kuas disapukan di kain.
– Jemur kain sebentar
– Siapkan warna yang diinginkan. (pewarna bubuk dicampur dengan air secukupnya). Bisa menggunakan ember atau nampan. Tergantung kepada ukuran kain atau bentuk kain yang akan diberi warna.
– Celupkan kain di dalam pewarna, celupkan ke dalam waterglass.
– Jemur hingga kering.
– Selanjutnya kain yang sudah diberi pewarna dan malam itu dimasukkan ke dalam air mendidih dan diaduk-aduk sebentar untuk menghilangkan malam
– Angkat kain dan dimasukkan ke dalam bak besar yang berisi air untuk dibilas.
– Jemur kain sampai kering.
– Lepas tali atau ikatan-ikatan pada kain batik shibori ciprat. (Nadhiroh)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top