Rawat Kebhinekaan Antar Pemeluk Agama, Mahasiswa KPMT STAIMAS Wonogiri Menggelar Sosialisasi Moderasi Beragama

Wonogiri – Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat Tematik atau lebih dikenal dengan istilah KPMT Kelompok 1 Desa Kepatihan menggelar acara Sosialisasi Moderasi Beragama. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 29/07/2023 bertepatan di Balai Desa Kepatihan.

Dalam acara ini melibatkan Kepala Desa beserta perangkat desa kepatihan beberapa tokoh masyarakat Desa Kepatihan ,RT dan Rw Desa Kepatihan serta Takmir Masjid se desa Kepatihan.

Kegiatan ini disampaikan oleh bapak Agung Setiawan, S.Sy., S.H., C.Me beliau dari penyuluh Kantor Urusan Agama Kecamatan Selogiri yang Membidangi Bidang Moderasi .

Agung Setiawan menjelaskan arti moderasi beragama yakni “Cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama – yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum – berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa “,pungkasnya.

Moderasi beragama sendiri, lanjut Agung Setiawan, terdiri dari beberapa nilai. Seperti halnya :

1.Kemanusiaan

2.Kemaslahatan Umum

3.Adil

4.Berimbang

5.Taat Konstitusi

6.Komitmen Kebangsaan

7.Toleransi

8.Anti Kekerasan

9.Penghormatan kepada Tradisi

“Dengan penerapan nilai-nilai tersebut di tengah masyarakat, maka tidak akan ada lagi permusuhan dan perpecahan di tengah masyarakat,” jelasnya.

Antusias peserta sosialisasi dapat dilihat ketika menjawab pertanyaan dari narasumber, dan hal ini merupakan salah satu respons yang baik dan dapat menerima apa yang sudah disampaikan narasumber secara detail dan jelas .

Respon baik salah satunya dari perangkat desa yakni pak bayan kepatihan menanggapi “ Saya setuju diadakan acara seperti ini bahwa moderasi sangatlah penting bagi semua orang agamaku agamaku agamamu agamamu keyakinan menurut diri masing masing yang penting tidak menyalah artikan dalam pengaplikasian seperti tradisi di desa saling menghormati satu sama lain “,jelasnya.

“Harapannya setelah diadakan kegiatan ini, masyarakat desa Kepatihan dapat memahami dan mengetahui moderasi beragama untuk kehidupan sehari-hari yang tidak menyimpang dengan ajaran islam atau keyakinan yang diyakini serta tidak menyimpang dengan nilai nilai pancasila “,pungkas salah satu mahasiswa kpmt desa kepatihan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top