Ampyang Kacang, Produk Unggulan UMKM Desa Gambirmanis, Begini Proses Pembuatannya

Kacang ampyang merupakan camilian tradisional yang hingga saat ini masih digemari banyak orang, hal ini membuat peserta KPM 04 di Desa Gambirmanis melaksanakan pelatihan membuat Ampyang.

Umi, selaku PPL Desa Gambirmanis, sekaligus pelatih pembuatan ampyang menerangkan, proses yang pertama yaitu memisahkan kacang yang bersih dan kacang yang kotor,  “Tujuannya yaitu memilih kacang yang bagus atau layak digunakan,” tuturnya.

Proses kedua, lanjut Umi, yaitu mencairkan gula jawa yang dipanaskan di atas wajan dengan api sedang, “Caranya dengan terus mengaduk-aduk gula yang berada di atas wajan hingga gulanya mencair, pastikan tidak ada gula yang menggumpal,” imbuh Umi.

Selanjutnya adalah memasukkan air biasa, dan air parutan jahe yang sudah disiapkan, “Air parutan jahe ini dihasilkan dari jahe yang diparut, diperas, dan disaring, sehingga airnya bisa digunakan,” tambahnya.

Setelah gulanya mencair dan dicampur dengan air parutan jahe, kemudian masukkan kacang yang telah disiapkan dan dipilih ke dalam campuran air jahe dan juga gula jawa yang telah mendidih. “Aduk secara merata hingga kacang dan juga adonan gula jawa yang telah dicampuri air biasa serta air jahe menyatu,” kata Umi.

Proses kelima, yaitu dengan menyendokkan adonan ampyang yang mengental kemudian mencetaknya di atas tampah yang telah diberi alas daun pisang, “Terus lakukan proses tersebut hingga semua adonan habis,” jelas Umi.

Proses terakhir adalah dengan mengangkat atau membalikkan ampyang yang kacang yang telah dingin, setelah itu ampyang kacang siap dikemas dan disajikan.

Umi menegaskan, ada beberapa catatan dalam pembuatan ampyang kacang yang pertama yaitu pemilihan jenis gula jawa berpengaruh kepada lux atau tampilan produk ampiang kacang, selanjutnya apabila menggunakan gula jawa yang terlalu pekat warnanya tentu juga mempengaruhi rasa serta tampilan dari ampyang kacang.

Sementara itu, tips dari ibu-ibu PKK Kelompok kerja Maharani Dusun Galuh setiap pembuatan setengah kilo kacang maka gula yang gula jawa yang digunakan sebanyak 3 lembar dan menggunakan gula pasir sebanyak seperempat kilo, juga garam dan air secukupnya.

Sedangkan 1 kilo kacang, menggunakan 1 kilo gula jawa setengah gelas air biasa, dua ruas jahe, serta garam secukupnya.

Pembuatan ampyang sebenarnya cukup mudah tapi perlu ketelatenan dan juga kesabaran dalam menjalani semua proses pengerjaannya.

Eka Prasetya, penanggung Jawab kegiatan ini mengungkapkan, karena ampyang ini pembutanya sangat mudah, ia berharap kedepan ibu-ibu bisa konsisten, “Semoga bisa konsisten hingga proses penjualan,” katanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top