Kelompok KPMT 04 Desa Gambirmanis Serah Terima di Kecamatan Pracimantoro

Sebanyak 15 mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri sekaligus peserta Kuliah Pengabdian Masyarakat Tematik (KPMT) 2023 dari kelompok 4, melakukan serah terima di Kantor Kecamatan Pracimanotoro, Kabupaten Wonogiri.

Kegiatan menandai dimulainya pelaksanaan KPMT yang dilakukan di Desa Gambirmanis, salah satu desa di Kecamatan Pracimantoro, Selasa (4/7/2023) pagi. Hadir dalam kesempatan tersebut Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ruslina Dwi Wahyuni, S.Sos, M.A.P, disambut oleh Camat Pracimantoro, BP. Warsito, S.IP M.M.

Warsito, menyampaikan bahwa hasil pertanian warga Gambirmanis berupa kacang dan ketela pohon merupakan salah satu hasil pertanian terbaik dan melimpah,”Potensi pertanian ini paling bagus se Kecamatan Pracimantoro” ujarnya.

Namun, Warsito,melanjutkan, terdapat permasalahan yang dialami, “Warga di Gambirmanis saat memasarkannya masih dalam bentuk bahan pokok, sehingga hasilnya tidak seimbang dengan jerih payanh yang dilakukan,”imbuh Warsito.

Ia berharap, dengan adanya pelaksanaan KPMT ini, mahasiswa bisa membantu mengatasi permasalahan ini, “Kami berharap teman-teman mahasiswa bisa memberi motivasi sekaligus arahan kepada masyarakat, agar olahan hasil tani bisa jadi produk UMKM dan mampu menarik konsumen dengan nilai jual yang tinggi,” terang warsito.

Warsito, berharap dengan adanya KPMT di Gambirmanis, para anggota bisa merubah pola pikir masyarakat. “Sehingga akan tumbuh daya juang untuk menggali inovasi sesuai potensi yang ada di Gambirmanis,” terangnya.

Ia  menyampaikan salah satu cara memotivasi masyarakat lokal dalam menumbuhkan inovasi, dan menggali potensi masyarakat, “Saya meminta dalam kegiatan yang apapun, pihak penyelenggara tidak boleh membeli hidangan dan makanan ringan dari luar,” imbuhnya.

Sehingga, menurutnya, ibu-ibu PKK dan dharma wanita secara tidak langsung dituntut untuk bisa berkreasi dalam menyiapkan sajian dengan menggunakan bahan dasar yang ada didaerah setempat.

Selain itu dari data yang ada, menurutnya, kemiskinan di Kecamatan Pracimantoro dipicu oleh mindset masyarakat yang kurang mandiri dalam mengelola diri, kurang peka dengan potensi yang ada,  tidak jujur dalam pendataan. “Dengan adanya sentuhan program kerja dari KPMT yang berlangsung di Gambirmanis, masyarakat bisa diajak bekerja sama untuk memberantas kemiskinan dari berbagai aspek,” jelas Warsito.

Sehingga, hemat Warsito, estafet kinerja kemajuan daerah bisa terus terpenuhi dan konsisten dalam memajukan inovasi dan kemandirian masyarakat nya. Ia berharap dalam pelaksanaan KPMT ini ada keselarasan antara program daerah dengan proker STAIMAS, sehingga bisa membantu memberantas kemiskinan, “khususnya pada kebutuhan air bersih dan memiliki desa yang tidak hanya berkembang, tapi juga maju dan  mandiri,” terangnya.

Warsito juga beraharap peserta KPMT dapat membantu masyarakat untuk bisa mendapatkan perijinan PIRT, “membantu mencari solusi bagaimana produk yang diolah dengan bahan dasar lokal  bisa awet, agar UMKM tetap maju dan bisa dipasarkan secara meluas,” jelas Warsito.

Camat Pracimantoro menyampaikan pesan kepada seluruh KPMT kelompok 4 yang hadir pada agenda sowan Pak Camat bahwasanya, “Memiliki mindset yang disiplin adalah salah satu langkah menaikkan moral masyarakat,” tegasnya.

Meskipun STAIMAS memiliki basik kampus agama islam, menurutnya mahasiswa KPMT kelompok 04 mampu menjaga toleransi beragama, sehingga bisa menjaga satu kesatuan NKRI, dan menciptakan masyarakat yang ayem tentrem, membangun Indonesia mulai dari Go Nyawiji,  Mbangun Wonogiri.

“Bawalah diri dalam berbaur dengan masyarakat dengan memberikan contoh yang terbaik untuk masyarakat Wonogiri, umumnya Pracimantoro dan khususnya Gambirmanis sehingga kampus STAIMAS sendiri akan  memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Ruslina, menyampaikan bahwa program kerja dari kelompok 4 ini mendukung program pemerintah daerah, “Salah satunya dalam hal penurunan angka stunting, dimana ditargetkan Wonogiri Zero stunting pd th 2024,” terang dosen Hukum Tata Negara ini.

Ia menambahkan, beberapa program pemerintah lainnya dalam 45 hari kedepan akan pihaknya dukung, “kedepan mahasiswa KPMT STAIMAS siap untuk mendukung, bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan Kabupaten Wonogiri.

Ketua kelompok KPMT 4 Desa Gambirmanis Kecamatan Pracimantoro, Nuranto, menyampaikan, dirinya berterimakasih kepada camat yang telah mengizinkan STAIMAS Wonogiri untuk melaksanakan kegiatan KPMT di Kecamatan Pracimantoro, “Terima kasih kami bisa diterima dengan baik,” jelasnya.

Nuranto bersama rekannya berjaji akan semaksimal mungkin untuk melaksanakan KPMT 2023,”Kami sudah komitmen tidak mau asal-asalan dalam kegiatan KPMT ini, kami ingin berkontribusi nyata di masyarakat,” terang Nuranto.

Selama 45 hari, ia sudah menyiapkan beberapa program yang akan segera ia realisasikan segera, “Kami sudah punya program prioritas, kami meminta dukungan kepada semua pihak agar proker yang sudah kami susun bisa berjalan dengan baik,” terang mahasiswa Hukum Tata Negara ini.

Ia ingin membawa nama harum STAIMAS Wonogiri di Desa Gambirmanis, “STAIMAS harus jadi kebanggaan di lokasi kami KPMT kami, harus dikenang baik dan meninggalkan kesan positif di masyarakat,” imbuhnya.

Sebagai informasi, pelaksanaan KPMT 2023 ini akan dilaksanakan selama 45 hari, mulai 3 Juli hingga 15 Agustus 2023, dan terdiri dari 8 kelompok yang tersebar di desa-desa Kabupaten Wonogiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top